Postingan

Kimia Medisinal 7

 Meskipun tidak dimungkinkan mencapai isosterisme murni, prinsip isosterisme dan bioisosterisme masih banyak digunakan untuk memodifikasi senyawa biologis aktif. Substitusi tidak hanya menghasilkan produk yang mempunyai efek identik tetapi juga produk yang bersifat antagonis. https://youtu.be/AjkBTHt6LNM

Kimia Medisinal 5

 asam mefenamat merupakan asam fenilantranilat yang mengalami N-substitusi. Senyawa fenawat mempunyai sifat anti radang, anti piretik, dan analgesik. Pada analgesia, asam mefenamat merupakan satu satunya  satu fenamat yang menunjukkan kerja pusat dan kerja perifer. Senyawa fenamat memiliki sifat-sifat tersebut karena kemampuannya menghambat siklooksigenase. Selain itu, senyawa fenamat juga mengantagonis efek prostaglandin tertentu  asam mefenamat diabsorbsi dengan cepatdari saluran gastrointestinal apabila diberikan secara oral.  link YouTube pertemuan 5 https://youtu.be/BuDCZDt-mB8

Kimia Medisinal 3

  Konjugasi dengan sulfat atau proses sulfasi terutama terjadi pada senyawa yang mengandung gugus fenol, dan kadang – kadang juga terjadi pada senyawa alkohol, amin aromatik dan senyawa N-hidroksi. Konjugasi sulfat pada umumnya untuk meningkatkan kelarutan senyawa dalam air dan membuat senyawa menjadi tidak toksik. Tidak seperti asam glukoronat, jumlah sulfat yang tersedia dalam tubuh agak terbatas dan terutama digunakan untuk konjugasi beberapa senyawa endogen, seperti steroid, heparin, katekolamin, dan tiroksin. Link Youtube pertemuan ketiga "Reaksi-Reaksi Kimia Obat di Dalam Tubuh (reaksi sulfasi)" https://youtu.be/-Bg8h3_HZdw